Bontocani Masih Bergelut dengan Persoalan Infrastruktur Jalan

Bone - Kecamatan Bontocani masih menghadapi tantangan serius pada sektor infrastruktur jalan yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Bontocani merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Bone dengan luas wilayah sekitar 463,36 kilometer persegi atau sekitar 10,16 persen dari total luas Kabupaten Bone. Kecamatan ini terdiri dari 10 desa dan 1 kelurahan dengan jarak sekitar 112 kilometer dari Kota Watampone. 

Sebagian besar wilayah Bontocani berada pada kawasan pegunungan dan perbukitan, sehingga akses transportasi menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. 

Dari hasil pengamatan lapangan di sejumlah desa, kondisi jalan di beberapa wilayah masih mengalami kerusakan, bahkan sebagian berada dalam kategori rusak berat, terutama pada jalur penghubung antar desa dan akses menuju sentra pertanian.

Kondisi tersebut berdampak terhadap distribusi hasil pertanian, biaya transportasi masyarakat, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan yang membutuhkan mobilitas cepat.

Masyarakat menilai perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak mengingat Bontocani memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan perkebunan. Namun hingga saat ini, keterbatasan akses masih menjadi salah satu hambatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

Selain berdampak pada aktivitas ekonomi, kondisi jalan juga memengaruhi kualitas pelayanan publik karena sebagian wilayah memerlukan waktu tempuh yang lebih panjang, terutama saat musim hujan.

Dengan luas wilayah yang besar dan karakter geografis yang menantang, pembangunan infrastruktur jalan dinilai menjadi salah satu kunci untuk membuka akses, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bontocani.

Sumber: BPS Kabupaten Bone 2023, Statistik Daerah Kabupaten Bone 2023, Website Resmi Pemerintah Kabupaten Bone.




Lebih baru Lebih lama