Makassar - Ungkapan ayah dari remaja korban penembakan di Makassar menjadi viral di media sosial setelah ia menyampaikan harapannya kepada Kapolda Sulawesi Selatan agar anak perempuannya dapat diterima menjadi anggota Polisi Wanita (Polwan).
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah duka keluarga atas meninggalnya Bertrand (18) yang tewas dalam insiden penembakan saat pembubaran kerumunan remaja di wilayah Panakkukang, Makassar.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial pada Jumat (6/3/2026), ayah korban menyampaikan permohonannya secara langsung.
“Saya berharap kepada Bapak Kapolda Sulsel, karena adik dari korban ini bercita-cita menjadi Polwan, maka saya minta kepada Bapak Kapolda agar adik bisa diterima menjadi Polwan,” ungkap ayah korban.
Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet dan menuai berbagai tanggapan di media sosial. Banyak pihak menilai ungkapan tersebut menunjukkan sikap keluarga korban yang tetap berharap baik terhadap institusi kepolisian meski tengah menghadapi musibah besar.
Sementara itu, kasus penembakan yang menewaskan Bertrand sendiri masih dalam proses penanganan aparat kepolisian. Seorang anggota polisi yang terlibat dalam insiden tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka setelah perkara dinaikkan ke tahap penyidikan.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana sebelumnya menyampaikan bahwa proses hukum terhadap anggota yang terlibat akan berjalan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik dan terus mendapat sorotan dari berbagai pihak. (*)
